marketing plan

Hallo Sahabat Entrepreneur.

Semoga kebahagiaan selalu menyertai Anda.

Pernah membuat Marketing Plan??

Sebuah marketing plan atau rencana pemasaran merupakan hal yang sangat mendasar dalam membesarkan brand atau produk. Menurut saya, adalah sebuah bencana besar manakala kita gagal dalam menentukan tujuan akhir dari pemasaran brand atau produk. Gagal dalam merencanakan, adalah merencanakan kegagalan itu sendiri, Anda pernah dengar yang seperti ini bukan?

OK. Dalam kesempatan ini saya akan mencoba menguraikan secara singkat langkah sederhana dalam membuat marketing plan. Dan dalam membuat marketing plan, setidaknya Anda harus menjawab 7 pertanyaan berikut ini:

1. What We Have?

Emotional Marketing Robby Cahyadi

Tahap awal dari membuat marketing plan dimulai dengan mengumpulkan data analisa pasar, dimana kita berusaha mengetahui peluang-peluang serta potensi yang bisa kita raih. Dari sini kita bisa mengetahui apa yang sebenarnya diinginkan oleh pasar serta kendala-kendala yang mungkin akan dihadapi.

Riset? Tentu saja 🙂

Menurut saya, pasar bukan lagi saat dimana anda menjual sesuatu yang “menurut Anda” unik atau bermanfaat, atau produk dengan kualitas paling mutakhir, namun sebaliknya, saat ini kita harus mendengar apa yang sebenarnya diinginkan konsumen. Saat kita sudah memahami pasar, saat itulah kita mengerahkan segenap potensi brand yang dimiliki.

2. Where We Are?

Emotional Marketing Robby Cahyadi

Dari data yang telah dikumpulkan, kita mulai menganalisa segala hal yang saat ini kita miliki, sumber daya yang ada, kekuatan hingga tantangan-tantangan yang kemungkinan akan ditemui.

Dalam posisi ini dituntut objekifitas dan sikap kritis dalam menilai diri serta peluang yang ada. Buang semua ego akan kecintaan kita terhadap produk yang dimiliki. Jadilah realistis. Apakah produk atau jasa kita memang menjawab kebutuhan pasar?

3. What We Want?

Emotional Marketing Robby Cahyadi

Pada posisi inilah dikerahkan semua sumberdaya dan intelejensi guna menyusun segala tujuan yang ingin dicapai. Mulailah menyusun rencana pemasaran dengan membidik pasar potensial secara mendetail, mulai dari pemilihan geografis, demografis, behavior, dan lainnya jika diperlukan. Kreatifitas tim marketing Anda dalam membidik pasar diuji di bagian ini.

Mari membuat perencanaan!

4. What’s the Emotion?

Emotional Marketing Robby Cahyadi

Menurut Zig Ziglar, Customer tidak lagi membeli dari sebuah brand karena alasan yang rasional, melainkan karena alasan emosional. Untuk itu dalam rangka memenangkan hati customer, kita perlu menyentuh mereka dengan strategi Emotional Marketing.

Menurut riset, beberapa emosi yang umum dan cepat dirasakan oleh customer antara lain rasa bahagia, rasa sedih, ketakutan, dan rasa marah.

Sesuaikan konsep Emotional Marketing yang Anda pilih agar mendukung value brand yang ingin Anda bangun.

5. What We Do?

Emotional Marketing Robby Cahyadi

Ini adalah bagian eksekusi pemasaran. Gunakan media yang tepat untuk mengkomunikasikan pemasaran produk dan jasa Anda sesuai target yang telah dirancang sebelumnya. Pastikan informasi yang disampaikan dalam pemasaran sesuai dengan konsep yang telah disiapkan sebelumnya, serta meyakinkan pasar bahwa solusi yang ditawarkan memang sesuai dengan kebutuhan yang ada.

Produk yang tepat, emosi yang tepat, pasar yang tepat. Klop!

6. Are We Right?

Emotional Marketing Robby Cahyadi

Langkah selanjutnya adalah kontrol atas eksekusi. Apakah komunikasi yang dijalankan dalam pemasaran sudah berada pada jalur yang tepat, media yang tepat, serta bahasa yang sesuai dengan target pemasaran? Apakah emosi yang ditanamkan sudah menyentuh hati calon customer Anda? Ok, mengenai bagian Emotional Marketing akan kita bahas mendalam pada tulisan saya selanjutnya 🙂

Ingat, jangan takut melakukan kesalahan, namun hindarilah menutup mata atas kekeliruan yang terlanjur dilakukan.

Apakah kita sudah bertemu dengan pasar potensial, atau sebaliknya?

7. What We Get?

Emotional Marketing Robby Cahyadi

Apakah ini bagian akhir? Saya tidak berkata demikian. Ini adalah saatnya melihat hasil pemasaran secara utuh, dan bersiap untuk memulai lagi dari awal untuk projek selanjutnya. Sebuah eksekusi atas marketing plan menurut saya bisa dikatakan berhasil adalah pada saat kita bisa melanjutkan langkah pemasaran untuk periode selanjutnya dengan berkaca dari evaluasi projek yang telah dijalankan sebelumnya.

Dengan demikian, Sahabat UKM tidak hanya sedang membuang-buang waktu dan tenaga untuk “berperang” dalam medan yang tidak dikenal, namun minimal kita telah berjuang sesuai dengan peta kekuatan yang ada dengan harapan kita bisa meminimalisir kegagalan yang akan menghadang.

Demikian untuk kesempatan ini, mohon maaf jika ada kesalahan.

Terimakasih,

dan Mari Bicara Emotional Marketing.

 

Robby Cahyadi

Sumber bacaan:

SantiagoCoronte.com
602Communications.com
The Principles of Marketing

2 thoughts on “7 Langkah Sederhana Membuat Marketing Plan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *