emotional marketing adalah

Hallo Sahabat UKM..

Semoga Anda selalu berbahagia.

Kali ini saya akan mencoba membahas secara garis besar bagaimana langkah memulai strategi Emotional Marketing untuk UKM di era digital. Emotional Marketing adalah metode penyampaian pesan dari sebuah brand yang mampu membangun ego para calon pelanggan. Melalui strategi Emotional Marketing, pelanggan tidak hanya memilih brand Anda berdasarkan kebutuhan benefit, melainkan memilih Anda dengan alasan emosional yang bahkan tanpa pertimbangan yang logis.

Dengan adanya langkah sederhana ini  diharapkan Sahabat UKM dapat menganalisa bagaimana kebutuhan emosional target marketnya masing-masing, lebih khusus lagi dalam mengaplikasikannya di era digital seperti sekarang ini.

Dimulai dengan pengumpulan semua gagasan yang mempengaruhi ego target market Anda, sehingga nantinya akan didapat alasan emosional bagi target market untuk mencintai brand Anda. Setelah itu dilanjut dengan tiga strategi pendalaman projek yaitu konten, grafis, & copywriting, sesuai dengan data yang telah Anda kumpulkan di awal tadi.

Konten

Pada tahap ini Anda menentukan memilih emosi seperti apa yang akan ditanamkan pada brand Anda. Misalnya Anda mencoba menggambarkan bahwa produk Anda sangat cocok bagi anak muda tangguh dengan jiwa petualang yang tak kenal rasa takut sedikitpun. Atau Anda punya produk khusus lansia yang tetap aktif dan segar bugar di usia senja mereka. Dengan konten seperti ini biasanya akan mempengaruhi tingkat emosi calon pelanggan sehingga mencoba untuk mengenal produk Anda lebih dekat.

Grafis

Selanjutnya Anda masuk pada tahap berkreasi dengan media visual agar membantu ide yang ada dalam konten tadi bisa terlihat nyata. Foto yang berkualitas akan menunjukkan profesionalitas brand Anda, dan video tentu lebih disukai di era internet kencang seperti sekarang. Dengan media grafis ini akan lebih mudah menyentuh sisi emosi calon pelanggan Anda, bahkan mereka tidak akan segan untuk membagikannya di media sosial.

Copywriting

Belajarlah membuat headline yang “nendang”, karena saat headline berhasil menarik perhatian calon pelanggan Anda, besar kemungkinan mereka akan tertarik membaca sampai tuntas konten yang dibuat. Jangan lupa konsisten dalam menanamkan sisi emosional yang ingin mereka raih atau rasakan.

Langkah terakhir yaitu penentuan pengaplikasian dari strategi Emotional Marketing yang telah Anda susun, apakah nantinya akan relevan jika disebar melalui media sosial, ataupun dengan proses optimisasi mesin pencari. Karena menurut saya ada perbedaan mendasar antara produk/jasa yang membutuhkan media sosial untuk penyebarannya, dan ada pula produk/jasa yang lebih spesifik cocok untuk dioptimasi pada mesin pencarian.

Langkah strategi kali ini sengaja saya buatkan infografis agar lebih mudah dipahami dan dijalankan nantinya oleh Sahabat UKM sekalian. Semoga bermanfaat.

Demikian untuk kesempatan ini, mohon maaf jika ada kesalahan.

Terimakasih,

dan Mari Bicara Emotional Marketing.

 

Robby Cahyadi

Trainer Emotional Marketing

 

Ingin berdiskusi lebih banyak mengenai Bisnis & Emotional Marketing? Ikuti Facebook Page saya disini.

emotional-marketing-adalah

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *